Saturday, January 18, 2014

Merapikan Kenangan

Standard
"Dalam dimensi waktu yang bergulir, kini kita telah memasuki pertengahan januari yang penuh dengan berkah" 

Saya bersyukur kepada Tuhan masih bisa menikmati sensasi teduh dalam musim hujan ini. Sensasi teduh ini mengantarkan saya pada dimensi mimpi di 2014, sebuah proyeks hidup. Sederhana, ada beberapa hal yang ingin saya capai di 2014 ini, salah satunya adalah menulis buku.

Namun, hingga pertengahan januari ini saya belum kunjung menulis karena bingung tema yang akan diangkat. Awalnya saya ingin buku yang insya Allah terbit di penghujung 2014 ini laris diburu orang sehingga temanya pun harus populis. Tapi setelah saya pikir ulang, apa salahnya untuk sebuah inisiasi tak usahlah terlalu muluk, cukup bisa bermanfaat bagi orang lain saja sudah alhamdulillah.

Saya berharap 2014 ini akan menjadi tahun yang berwarna. Alhamdulillah wa Innalillahi saya dipercaya menjadi Presiden Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada. Memang barangkali itu terlalu biasa bagi banyak orang, tapi bagi saya ini adalah momen penting. Maka dari itu, saya memutuskan dalam target menulis buku saya di 2014 ini bukan lagi untuk menjadi populer. Sederhana saja, saya hanya ingin merapikan kenangan sepanjang 2014 ini.

Maka, insya Allah buku ini akan hadir dengan terdiri dari beberapa bagian. Saya akan mem-posting beberapa bagianya di blog saya agar setiap pengunjung bisa mendapatkan manfaat, walaupun mungkin sangat sedikit. Semoga semangat merapikan kenangan ini bisa terlaksana dengan konsisten.

Saturday, January 4, 2014

Seberkas Cahaya

Standard
"Seberkas cahaya itu tak pernah memaksakan, namun mengajak mata menatap lentera"


Dalam gelapnya malam sunyi, seberkas cahaya muncul menerangi kemelut akal. Segumpal keraguan dalam hati pun luruh bersamaan dengan mengalirnya air hujan yang murni. Lagi lagi, kata-kata itu menguatkan jiwa yang lemah ini.

Kebaikan itu tak pernah memaksa, hanya berusaha sekuat tenaga untuk menerangi. Seperti seberkas cahaya, bersinar dengan kerja-kerja ikhlas tanpa harap balas budi. Hendaknya memang demikian kerja kita, seperti seberkas cahaya.

Jangan lagi ada hati yang tersakiti. Kalau memang sudah ada, maka tentu bertaubat menjadi langkah awal perbaikan niat. Kedepanya, langkah profesional menebar manfaat menjadi pembuktian, mana yang paling bersungguh-sungguh?.

Tidak selalu sistem salah, tidak juga manusianya. Namun, apakah menjadi wujud kehinaan bila kita berkaca diri?. Kemelut umat yang membelit ini seringkali terkendala oleh orang-orangnya, mungkinkah karena terlalu malas berkaca?.

Dalam ikrar malam ini, menjadi harapan besar agar seberkas cahaya itu mampu menerangi gelapnya fikir dan keruhnya hati. Senyuman indah mereka selalu kami nanti sebagai simbol suksesnya perjuangan kami. 

Wednesday, January 1, 2014

Memahami Proyeksi Tuhan

Standard
"Mimpi adalah generator semangat yang menjadikan hidup kita bergairah"

Sudah menjadi hakikat, mimpi membuat manusia tangguh dalam menghadapi tantangan hidupnya. Tantangan demi tantangan silih berganti, namun tetap saja mimpi itu menguatkan langkah kaki.

Teringat mimpi-mimpi di masa lalu, teringat pula keberhasilan dan kegagalan. Ada kalanya kita sukses dalam merengkuh mimpi terindah, dan ada kalanya pula getir kegagalan menanggalkan mimpi kita. Entah bagaimanapun hasilnya, itu lah hakikat dua dimensi hidup yang selalu ada.

Sempat saya kecewa, atau bahkan menjadi trauma untuk bermimpi. Getir kegagalan membuat saya tersungkur hampir mati rasa. Bagaimana tidak mati rasa?, apa bedanya manusia yang hidup tanpa gairah dengan benda tak bernyawa?, hampir seperti itu, sama saja. 

Walaupun sebenarnya tidak bisa dikatakan sebagai kegagalan, setidaknya saya tidak berhasil merengkuh dua hal besar yang saya impikan. Setelah itu saya berusaha mengintrospeksi diri, adakah yang salah?, atau barangkali bukan hak saya untuk bermimpi?.

Terlalu Kufur!, barang kali itu jawabanya. Hingga saya sadar bahwa saya terlalu jauh dari rasa syukur atas nikmat Tuhan. Dalam-dalam saya merenung tentang hakikat diri, hanya seorang hamba yang tak berdaya. Sedang Tuhan memuliakan dengan karunianya di dunia ini. Sungguh, barang kali memang terlalu Kufur!.

Tertegun jauh dalam renungan itu, sudah tertulis besar di dinding kamar "... boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui" (Al-Baqarah: 216).

Disetiap keburukan pola pikir ini saya coba untuk mengambil ibroh. Sangat boleh kita bermimpi, berangan, bercita tinggi, namun pahamilah Tuhan lah yang berkuasa menentukan masa depan kita.

Kini saya memasuki dimensi baru, menjadi seorang pejuang mimpi. Nampaknya memang sangat benar, Tuhan tidak memberikan apa yang kita mau, tapi yang kita butuhkan. Yakinlah setiap jawaban dari mimpi kita adalah yang terbaik bagi kita!.



Tuesday, December 31, 2013

Teruntuk Adik-adik Luar Biasa BEM FK UGM 2014

Standard
Salam Inspiratif wahai Pejuang Senyum!

BEM FK UGM 2014 hampir selesai terbentuk. Berkaitan dengan adanya kementerian baru di BEM FK UGM dan keputusan untuk menghilangkan jabatan Staff Kerumahtanggaan, Kami bermaksud mendata ulang kesediaan adik-adik 2013 untuk di tempatkan di kementerian tertentu. Kami harap adik-adik bisa bijak memilih sehingga terwujud pemerataan kualitas dan kuantitas di suatu kementerian. 

Kementerian yang bisa dipilih:

a.    Staff Kementerian Koordinasi Kebijakan Internal
b.    Staff Kementerian Koordinasi Kebijakan Eksternal
c.     Staff Kementerian Riset dan Pengembangan
d.    Staff Kementerian Kajian Strategis
e.    Staff Kementerian Advokasi dan Keprofesian
f.      Staff Kementerian Pengembangan Sumber Daya Manusia
g.    Staff Kementerian Sosial Masyarakat
h.    Staff Kementerian Medicopreneur (Kewirausahaan)
i.      Staff Kementerian Media dan Informasi
j.      Staff Kementerian Minat Bakat
k.    Staff Kementerian Hubungan Luar


Mohon kiranya mengirim formulir yang bisa didownload di Share Formulir Konfirmasi Pendaftar.docx - 10 KB ini ke rizka_sulistya93@yahoo.co.id paling lambat 7 Januari 2014. Informasi lebih lanjut silahkan hubungi Sulis 2012 (085729921464). Semoga adik-adik memperoleh posisi yang tepat di BEM FK UGM 2014. Terimakasih banyak.

"...Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu..."

Tuesday, December 24, 2013

Sepucuk Surat untuk Sahabat

Standard
Teruntuk Sahabat-sahabat Terbaik

Surat ini saya tuliskan dalam keterbatasan saya sebagai manusia biasa.

Wahai sahabatku, beberapa hari ini terdengar beberapa pertanyaan mengenai OPREC Menteri & Deputi BEM FK UGM 2014. Ingin rasanya saya menjelaskan pada kalian satu persatu, memahamkan kalian, mendengarkan keinginan-keinginan kalian. Namun apadaya, waktu menjadi tantangan tersendiri untuk melakukan itu. Oleh karena itu, izinkanlah saya untuk menjelaskan apa yang menjadi ganjalan teman-teman tentang OPREC BEM FK UGM 2014.

Sahabatku, jangan pernah kalian membayangkan bahwa OPREC MENTERI & DEPUTI ini sama dengan OPREC BEM. Saya tegaskan, keduanya BERBEDA. Tidak ada sedikitpun keraguan pada loyalitas dan profesionalitas teman-teman di BEM FK UGM. Saya yakin dan optimis bahwa kalian adalah pejuang-pejuang tangguh dalam perjuangan ini. 

OPREC Menteri & Deputi ini adalah mekanisme KONFIRMASI akan keinginan teman-teman terkait jabatan, kementerian, dan mimpi teman-teman untuk BEM kedepanya. Karena sekali lagi, tidak mungkin dalam waktu satu  pekan ini saya bertemu dengan semua BEM 2012. Namun demikian, Insya Allah kita akan berbagi mimpi dalam perjumpaan kita di suatu kesempatan.

Sebagaimana yang kita tahu bahwa Insya Allah kongres awal tahun akan dimajukan di liburan semester ini, maka dari itu kita terpacu untuk mempersiapkan perbekalan lebih cepat sebelum akhirnya kita berlayar di tengah samudera perjuangan yang luas.

Hal yang perlu saya sampaikan juga adalah tentang mekanisme OPREC ini, bahwa OPREC adalah sarana untuk menghilangkan eksklusifitas dan subjektifitas BEM di mata publik kaitanya dalam pemilihan menteri. Sungguh saya ingin objektif dan membuka kesempatan bagi seluruh anggota aktif BEM 2012 untuk mendaftar sebagai menteri dan termasuk yang ingin berpindah kementerian.

Semoga dengan tulisan ini teman-teman bisa memahami terkait perihal ini. Kalaupun ada diantara teman-teman yang keberatan untuk mengisi form oprec ini, harapanya teman-teman bisa percaya kepada saya dan trivium terkait penempatan menteri dan deputi BEM FK UGM 2014. 

Perbedaan pendapat adalah keniscayaan, namun harmoni adalah keindahan yang diharapkan.

Salam Senyum Wahai Sahabat Terbaik. 
untuk BEM FK UGM 2014 yang Lebih Baik.  :)
Mokhamad Ali Zaenal Abidin

*Segala bentuk pertanyaan, saran, dan kritik silahkan langsung ke 085747751762, Terimakasih :)

Friday, December 13, 2013

Makna Senyum

Standard
Dua pekan ini benar-benar belajar tantang estetika senyum, betapa bermaknanya sebuah senyuman.

Dua pekan ini, di masjid yang sama, di dua khutbah yang berbeda dengan hikmat sang khotib mengungkap tentang estetika "Senyum".

Ini rencana Allah, dua khutbah mengungkap tentang syiar "Senyum". Suatu hal yang istimewa dan tak terduga.

Sebuah harapan besar tentang senyuman, bahwa senyum mampu melunturkan batas-batas kekakuan, menguatkan, dan memberikan harapan akan sebuah kemajuan.

Kawan, masih ingatkah kita tentang "Lima Bahasa Kasih"?. Salah satunya adalah Word of affirmation (kata-kata cinta), dan salah satu bentuknya adalah "Senyum". Maka, mari kita tersenyum untuk saling berkasih sayang.

Dalam konteks Islam, senyum adalah shodaqoh, maka berarti dengan senyum kita beramal kebajikan.

Jika saya rangkum, Senyum adalah bahasa kasih dimana denganya lah kita beramal, menguatkan, menginspirasi, menebar kebahagiaan, dan mengajarkan untuk selalu bersyukur.

Di akhir, saya memohon maaf atas kurangnya senyum saya yang terkembang di panggung publik. Barangkali masih terbawa suasana, namun demikian insya Allah selalu saya usahakan untuk menebar senyum kasih yang terindah.

PEMIRA: Sebuah Akselerasi Perbaikan Pribadi

Standard
Dua pekan ini saya berjuang bersama dengan saudara-saudara luar biasa saya. Yah, kami berjuang dengan sebaik mungkin dan Insya Allah akan terus berjuang.

Betapa nikmat dua pekan ini. Kami dipacu untuk selalu meluruskan niat dalam ikhtiar yang rawan ini. Betapa tidak, dalam Pemilihan Raya Mahasiswa ini godaan syetan laknatulloh selalu mencekam untuk membelokan niat. Beruntung, dalam amal kebajikan ini saya tidak sendiri, kami bersama untuk saling mengingatkan dan menguatkan. We are together!.

Dua pekan ini kami belajar banyak hal, berdiskusi dengan banyak orang, menuntut ilmu lebih, dan insya Allah mengasah pribadi dengan lebih.

Saya merasa sangat bersyukur bisa berada di dua pekan ini. Terutama, syukur karena bisa berjuang dengan orang-orang luar biasa. Orang-orang yang selalu teguh dan meneguhkan.

"Bukan kursi itu tujuan kita, melainkan ridho Allah yang utama", kata-kata itu selalu terngiang dan meluruskan isi hati. Sangat tepat!, perjuangan kami bukan untuk mendapatkan kursi panas itu, kursi ciuman antara surga dan neraka.

Dan kini ikhtiar kami dalam masa kampanye sudah hampir selesai. Kami bersyukur dan sangat berharap: Allah sudikah kiranya Engkau menerima amalan kami ini. Dan dalam do'a kami terucap isi hati: Ya Allah berikanlah hasil yang TERBAIK untuk kami (KMFK, UGM, Masyarakat, Keluarga, dan Saya). Berikan hasil yang menjadikan berkah (bertambah kebaikan di dalamnya), mendekatkan kami dengan-Mu, dan menjauhkan kami dari setiap kemaksiatan terhadap-Mu. Insya Allah kami berusaha ikhlas dan ridho dengan segala keputusan-Mu.